Perbedaan Asuransi Mobil Syariah dan Konvensional

Perbedaan Asuransi Mobil Syariah dan Konvensional – Hingga saat ini, banyak sekali produk dari asuransi syariah, mulai dari asuransi jiwa, Pendidikan hingga kendaraan. Asuransi menjadi pilihan banyak orang untuk mendapatkan perlindungan terkait risiko, bahkan sebagian orang menjadikan asuransi sebagai investasi masa depan.

Asuransi Mobil Syariah
Asuransi Mobil Syariah

Pada artikel kali ini, Admin akan menjelaskan terkait asuransi mobil. Jenis asuransi yang banyak dipilih oleh orang lain setelah asuransi jiwa.

Terdapat 2 jenis asuransi mobil yang terdapat di Indonesia, yakni asuransi mobil Syariah dan konvensional. Lantas, apa yang membedakan keduanya ?

Tentu kedua jenis asuransi mobil tersebut memiliki banyak perbedaan, walaupun memiliki kesamaan mendasar dalam hal melindungi mobil akibat kerusakan.

Salah satu landasan yang membedakan asuransi Syariah dan konvensional adalah landasan hukum, pada asuransi Syariah menggunakan syariat islam, sehingga semua aturan asuransi bersumber dari al-qur’an, sunnah dan ijma ulama.

Asuransi mobil menjadi kebutuhan tidak terelakkan untuk saat ini, apalagi yang sering melakukan perjalanan. Dengan mengikuti asuransi, kita akan mendapat jaminan risiko kerugian jika terjadi kecelakaan pada kendaraan.

Kenapa Harus Asuransi Mobil Syariah

Menurut data yang dikeluarkan oleh WHO, bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas di Indonesia menjadi penyumbang terbesar tingkat kematian No ketiga setelah penyakit jantung dan TBC.

Korlantas Polri juga telah merilis jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sejak bulan januari hingga September 2022 yang mencapai 94.617 kasus.

Data – data diatas menunjukkan bahwa tingkat kecelakaan ketika berkendara harus diperhatikan. Sehingga Asuransi Mobil Syariah merupakan salah satu solusi untuk mengurangi tingkat kerugian ketika terjadi kecelakaan.

Persamaan Asuransi Mobil Syariah Dengan Asuransi Konvensional

Walaupun memiliki landasan yang berbeda, tetapi kedua jenis asuransi ini memiliki kesamaan dalam hal pelayanan, premi, hingga mitra bengkel.

Ketika terjadi kecelakaan, nasabah bisa mengklaim untuk perbaikan kendaraan yang akan ditanggung oleh pihak asuransi. Nasabah bisa melakukan service kendaraan kepada bengkel yang sudah bermitra dengan pihak asuransi.

Perbedaan Asuransi Mobil Syariah Dengan Asuransi Konvensional

Setelah mengetahui terkait persamaan mendasar antara kedua asuransi tersebut, kali ini admin akan membahas terkait perbedaanya. Penting sekali mengetahui hal ini, karena inilah yang membedakan jenis antara asuransi Syariah dan konvensional.

Perbedaan mendasarnya terdapat pada akad yang dilakukan, jika pada asuransi konvensional menggunakan akad jual beli. Sehingga dari pihak perusahaan asuransi maupun pihak nasabah, sama – sama mengharapkan keuntungan dari adanya asuransi tersebut.

Perusahaan mendapatkan keuntungan dari premi yang dibayarkan oleh nasabah setiap bulannya dan nasabah mendapatkan keuntungan jika terjadi kecelakaan pada mobilnya, karena biaya kerusakan akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Berbeda halnya dengan asuransi mobil Syariah, akad yang digunakan adalah sistem ta’awun (tolong – menolong / saling menanggung). Sehingga pihak asuransi dapat mengelola dana premi yang disetorkan oleh nasabah, sesuai dengan akad yang sudah disepakati yakni Wakalah bil ujrah.

Pihak asuransi yang mengelola dana nasabah, berhak mendapatkan upah atas jasa yang telah dikerjakannya.

Nasabah asuransi secara berkala harus membayarkan premi kepada pihak asuransi, nantinya dana ini akan digunakan untuk biaya ganti rugi jika ada nasabah lain yang terkena kecelekaan mobil atau risiko kerugian.

Sehingga dana ganti rugi yang dikeluarkan oleh perusahaan didapatkan dari perputaran dana premi. Inilah yang membuat asuransi Syariah boleh dijalankan, karena menggunakan prinsip tolong – menolong (ta’awun) dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Nah, itulah beberapa perbedaan antara asuransi mobil Syariah dan asuransi mobil konvensional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *